Wanita.

Mari Kuberitahu,

Berdiri tegak memang tugasnya,
Begitupun memberikan kekuatan untuk sekitarnya,
Tapi sayang bukan seharusnya,
Dia diperlakukan semena-mena.
Ada sesak yang tak tersampaikan,
Semakin tertanam tak berbelas kasihan,
Andai kamu mengerti ada derai yang disembunyikan,
Pasti kan kau bisikkan lemah lembut tak berkesudahan.
Dari hati nurani paling dalam,
Ku sampaikan,
Sungguh airmata bukan tanda kelemahan.
Hanya saja itu mutiara terpendam,
Yang menandakan,
Kesabaran yang mendalam.



Oleh,
Nor Yulia Syifa, 2018 tengah malam entah hari apa dan didetak jam dinding yang keberapa, aku lupa.
Oiya,
Puisi ini kuambil dari laman blog milikku sebelumnya. Ceroboh, aku pelupa.

Komentar